Sipenmaru

 

 

Informasi Sipenmaru Tahun Ajaran 2018 / 2019

Wifi

 

Untuk Mendukung Kegiatan Belajar Mengajar,

STIKES Baptis Kediri menyediakan Layanan Free

Hotspot untuk semua mahasiswa.

 

Sipenmaru Online

 

Silakan klik tombol sebelah kiri untuk melakukan pendaftaran

Mahasiswa Baru atau masuk ke menu SIPENMARU.

You are here:

Pentingnya Pendidikan Berasrama

E-mail Print PDF

Dari berbagai fasilitas yang ada di STIKES Baptis Kediri, ada satu yang paling menarik dan merupakan ciri khas nya yang paling dikenal. Yaitu adanya asrama untuk mahasiswa-mahasiswi STIKES Baptis. Mungkin di era seperti sekarang ini sangat jarang ditemui sebuah instasi pendidikan yang dilengkapi dengan asrama. Memang pada awal mulanya asrama STIKES Baptis digunakan untuk tempat tinggal para karyawan Rumah Sakit Baptis Kediri. Namun

seiring perkembangan zaman ketika didirikan Pendidikan Kesehatan atau PK yang merupakan cikal bakal dari STIKES Baptis Kediri. Asrama karyawan inipun beralih fungsi menjadi tempat tinggal para pelajar Pendidikan Kesehatan.

Pendidikan berasrama memang sering dijumpai di sekolah-sekolah swasta sebut saja SMA PL Van Lith Muntilan, SMA Kolese Malang, SMP Pangudi Luhur Ambarawa. Semua sekolah yang berasrama tersebut notabene adalah warisan dari misionaris asing. Seperti halnya Asrama STIKES Baptis Kediri. Pendidikan asrama dimaksudkan selain mendidik manusia yang cerdas secara akademik, tapi juga mendidik manusia yang cerdas secara sosial. Hasil dari pendidikan asrama adalah manusia-manusia yang disiplin, tanggung jawab, dan peduli terhadap sesama. Hal tersebut dikarenakan kehidupan asrama yang teratur dan interaksi dengan penghuni asrama yang lain. Hal tersebut juga di amini oleh Ibu Darsi selaku ibu Asrama Putri I STIKES Baptis Kediri, yang mengatakan jika kehidupan berasrama itu adalah tempat pembentukan karakter seseorang. Menjadi seorang perawat yang disiplin, tanggung jawab, yang punya rasa kebersamaan, dan mandiri adalah harapan dari menjalani kehidupan asrama. Menurut wanita asal Lampung yang menjadi ibu asrama sejak tahun 2009 ini banyak orang tua mahasiswa yang senang dengan adanya asrama ini, karena para orang tua bisa memantau perkembangan anak mereka dan tidak perlu merasa khawatir terhadap keselamatan anak mereka. Terlebih para orang tua yang memiliki anak perempuan. Memang perkembangan zaman sekarang sudah sangat mengkhawatirkan dimana-mana banyak sekali tindak kejahatan yang dilakukan para pelajar. Dengan adanya asrama diharapkan bisa mengurangi rasa kekhawatiran para orang tua pada anak-anak mereka.

Asrama Putri STIKES Baptis Kediri berisi 74 orang, yang berasal dari berbagai pulau di Indonesia. Ada yang dari Kalimantan, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Sumatra. Bisa dikatakan asrama ini adalah Indonesia kecil, karena berisikan orang-orang dari segala pulau yang ada di Indonesia. Asrama Putri ini dikepalai oleh seorang Ibu Asrama yang bekerja 24 jam karena beliau juga tinggal di asrama tersebut, sehingga bisa memantau perkembangan setiap para penghuninya. Ibu Darsi yang merupakan Ibu Asrama memaparkan meskipun para penghuni asrama berasal dari suku, golongan, agama, dan latar belakang keluarga yang berbeda, namun di asrama semua atribut tersebut ditanggalkan sehingga yang ada hanyalah rasa kebersamaan.

"Adapula mahasiswa yang dulunya tidak bisa mencuci, namun setelah melihat teman-temannya mencuci akhirnya dia mencoba belajar mencuci." tutur wanita berusia 36 tahun ini. Karena mau tidak mau setiap mahasiswi yang tinggal di asrama dituntut untuk bisa mandiri dalam segala hal. Hal senada juga diutarakan oleh Maria Hanar, gadis asal Bojonggede Bogor ini mengatakan jika awalnya dia tidak bisa mencuci namun akhirnya dia bisa mencuci dan memasak sendiri. Maria juga mengaku jika awalnya dia merasa tidak betah tinggal di asrama, namun dua minggu kemudia dia sudah bisa menikmati kehidupan di asrama. "Banyak temannya dan Ibu asramanya enak diajak curhat." tutur gadis kelahiran 16 April 1991 ini. Dia  juga mengatakan jika hidup diasrama itu banyak manfaatnya, karena setiap pagi selalu ada renungan pagi yang diberikan oleh ibu asrama. Sedang untuk sisi akademisnya karena lokasi asrama dekat dengan lokasi STIKES Baptis maka jika kuliah atau ketemu dosen tidak perlu jauh-jauh ataupun naik kendaraan, cukup dengan jalan kaki saja sudah sampai.

Para mahasiswa yang notabene berumur 20 tahun pada dasarnya adalah pribadi yang susah diatur dan dipaksa, maka dari itulah asrama yang baik bukanlah asrama yang mengikat penghuninya dengan berbagai macam aturan yang ketat. Melainkan asrama yang bisa menjadi wadah untuk setiap penghuninya mengalami pembentukan karakter dari hasil adaptasi dari lingkungan asrama.

DIKTI

DIKTI