3 Faktor Utama Yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi SIAKAD di Perguruan Tinggi

SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) adalah Suatu sistem Informasi Akademik yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam kegiatan administrasi akademik kampus secara online, seperti proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pembuatan kurikulum, pembuatan jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengisian nilai, pengelolaan data dosen & mahasiswa. Sistem ini juga dapat berfungsi sebagai pendukung untuk analisis data dalam menentukan keputusan Kampus.

Siakad mengelola seluruh data secara terintegrasi sehingga data akan selalu uptodate / realtime dan selalu siap untuk digunakan, serta mengurangi kemungkinan duplikasi data karena siakad menggunakan sistem basis data terpusat.

Nah, apa aja sih yang membuat implementasi sistem akademik di perguruan tinggi bisa berhasil? Kalau berdasarkan pengalaman SEVIMA, ada 3 faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik, yaitu:

1. Dukungan pimpinan
2. Pelatihan
3. PIC yang memiliki komitmen tinggi

Agar lebih jelas, berikut penjelasan dari beberapa faktor tersebut;

1. Dukungan Pimpinan

DUKUNGAN PIMPINAN, ternyata ini penting banget untuk kesuksesan sistem. Pimpinan harus tegas dan juga siap mengambil keputusan. Tentunya keputusan yang mungkin saja beresiko. Kalau masih abu-abu mau ganti sistem atau tidak dan tidak ada keputusan untuk keputusan menggunakan sistem baru dengan kondisi user sudah terbiasa dengan pola manual atau dengan sistem lama maka ujung-ujungnya sistem baru pasti akan tidak dipakai. Salut untuk pimpinan-pimpinan yang siap mengambil keputusan meskipun kadang banyak yang kontra.

2. Pelatihan

PELATIHAN, yang dimaksud adalah pelatihan offline ya. Jadi ya harus ketemu langsung. perlu gak sih? kan teknologi sudah maju, bisa video conference bisa koordinasi by phone atau chat, apalagi manual book sistemnya sudah ada. Jawabannya adalah penting. Berdasarkan pengalaman SEVIMA, setelah pelatihan offline kendala implementasi makin terungkap dan dapat langsung dapat teratasi. Setelahnya pun user jadi makin terbuka dan makin aktif untuk menggunakan. Karena sudah pernah bertemu mungkin ya, jadi rasa malu bertanya sebelumnya sudah hilang. Salut juga untuk user-user, dosen, admin prodi dan lainnya yang selalu semangat berkembang untuk perguruan tinggi yang makin baik.

3. PIC yang memiliki komitmen tinggi

PIC YANG KOMITMEN, apa itu? Jadi selain pimpinan dan user, PIC atau penanggung jawab implementasi sistem juga punya point penting tersendiri untuk suksesnya implementasi sistem. Menampung kebutuhan-kebutuhan user lalu menerjemahkan dan memandu untuk prosesnya di sistem adalah tugas dari penanggung jawab sistem ini. Nah ini yang kadang suka disalahartikan di perguruan tinggi. PIC ya harus bisa semuanya, input semuanya? Akhirnya? Karena semua dibebankan ke PIC akhirnya prosesnya lambat. Bayangkan kalau tiba-tiba PIC dinas keluar? Wah bisa terhenti nanti implementasi sistemnya. PIC harus didukung user untuk pengumpulan data dan PIC perlu mendapatkan dukungan dari pimpinan.

Apa PIC itu harus atau wajib mengerti bahasa pemprograman, atau harus lulusan IT? Kalau untuk implementasi SIAKAD yang product base seperti siAkad Cloud tidak perlu dari IT juga bisa. Yang penting mau belajar, terbuka dan komitmen. Selain itu juga harus tahu dan memahami pola dan kebutuhan-kebutuhan dari user yang ada di perguruan tingginya.

Pemilihan Ketua Senat Dimulai

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vestibulum non condimentum diam, vel pretium velit. Proin auctor nulla ultrices est pretium semper. Etiam non arcu vitae ipsum malesuada gravida. Aenean condimentum lacus libero, a elementum risus consectetur quis. Nunc mauris quam, venenatis eu finibus ut, rutrum nec tellus. Morbi dictum molestie justo quis ultricies. Phasellus vulputate, mi non facilisis luctus, massa lectus rhoncus ligula, id vestibulum ligula dolor ut orci. Suspendisse elementum feugiat eros eget consectetur. Pellentesque ornare placerat dolor vestibulum lobortis. Praesent cursus volutpat enim facilisis congue. Aenean molestie odio ac dui feugiat, finibus maximus dolor venenatis. Integer ac viverra odio. Vivamus vulputate hendrerit turpis, non lobortis enim varius id. Vivamus fringilla, nisl vitae faucibus vestibulum, est mauris tristique metus, nec volutpat odio odio sodales elit.

Etiam et ex at diam suscipit interdum non eu sapien. Interdum et malesuada fames ac ante ipsum primis in faucibus. Donec feugiat, nibh a lacinia placerat, augue lectus accumsan risus, et tincidunt libero lacus tincidunt orci. Mauris malesuada sed ipsum eget pellentesque. Nullam vitae porttitor ipsum. Vestibulum accumsan elit a mauris imperdiet mattis. Sed lacinia risus ut libero condimentum, sed eleifend massa fringilla. Suspendisse potenti. Vestibulum sed semper massa.

STIKES RS BAPTIS MOU dengan PT. SEVIMA

Tingkatkan Kualitas Layanan IT Kampus, STIKES RS Baptis Kediri Gunakan SEVIMA GoFeeder Cloud

STIKES RS Baptis Kediri sebagai salah satu kampus terkemuka di Kediri sangat menyadari urgensi penggunaan teknologi informasi bagi perguruan tinggi. Stikes Rs Baptis Kediri juga terus berbenah dan terus melakukan perbaikan sesuai dengan dinamika perkembangan proses bisnis, dunia pendidikan dan teknologi informasi yang sangat pesat.

Untuk itu, STIKES RS Baptis Kediri gandeng SEVIMA untuk mengembangkan sistem informasi akademik SEVIMA GoFeeder Cloud untuk tingkatkan kualitas layanan akademik dan IT kampus. Bagaimana dengan kampus Anda ingin seperti STIKES RS Baptis Kediri? bisa banget yuk cek benefit GoFeeder Cloud disini: http://gofeeder.sevima.com

#pakaiSEVIMAAja#urusanAkademikBeres#sevima#akreditasi#kampus#perguruantinggi#mahasiswa#siakad#pddikti#pelaporanfeeder#sisteminformasiakademik#spmbonline#sisteminformasi#siakadonline#siakadkampus#gofeedercloud

Terobosan Baru, Presensi Mahasiswa Pakai HP

Seiring semakin kemajuan sistem informasi akademik, ada terobosan baru dalam sistem untuk presensi perkuliahan mahasiswa. tim SEVIMA telah mengembangkan aplikasi EdLink apliksi berbasis android yang bisa diunduh di Play Store. Aplikasi ini dapat memudahkan untuk presensi mahasiswa secara online melalui Aplikasi Mobile.

Saat ini praktek sistem absensi di beberapa perguruan tinggi masih dilakukan dengan secara konvesional. Dimulai dari proses pengisian daftar hadir hingga pencatatan ulang daftar hadir masih dilakukan dengan cara manual. Sehingga hal tersebut memungkinkan mahasiswa untuk melakukan kecurangan ketika absen.

Seperti kita tahu data presensi sangatlah penting karena terkait dengan syarat pelaksanaan ujian akhir semester (UAS). Syarat mahasiswa untuk mengikuti UAS adalah kehadiran mereka harus tercatat minimal 75 persen dari total 16 kehadiran dalam satu semester, yakni 12 kehadiran.

Untuk menanggulangi kecurangan pada presensi manual seperti titip absen, presensi online pakai HP ini adalah langkah preventif. Hanya menggunakan handphone dan melakukan scan QR Code data presensi mahasiswa sudah terinput, sangat mudah.

Dalam absesni ini, baik jumlah mahasiswa yang berangkat kuliah maupun yang memiliki izin untuk tidak berangkat. Setelah salah satu mahasiswa melakukan approval, data akan tersimpan otomatis di SIAKAD karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan SIAKAD SEVIMA.

Presensi melalui Aplikasi Mobile ini merupakan peningkatan dari aplikasi presensi berbasis website yang telah ada di sistem informasi akademik GoFeeder.

Yuk download sistem informasi akademik (SAKAD) GRATIS di: gofeeder.sevima.com dan download Aplikasi Untuk mempermudah presensi mahasiswa secara online di Playstore: bit.ly/SevimaEdLink.

Mahasiswa yang Berbuah

Berbuah.. Ketika kita mendengar kata berbuah, pasti yang pertama tergambarkan dalam pikiran kita adalah sebuah pohon yang menghasilkan buah. Kita lihat seorang petani, ketika petani menanam pohon, petani memiliki harapan bahwa pohon itu akan menghasilkan buah. Oleh karena itu petani berusaha agar pohon tersebut dapat menghasilkan buah yang baik dan banyak dengan merawat pohon dengan baik, petani harus menyirami pohon tersebut, memberikan pupuk, dan membersihkan lingkungan sekitar pohon agar pohon dapat bertumbuh dengan baik hingga berbuah dan buah dari pohon itu dapat dinikmati. Namun ketika pohon yang ditanam tidak berbuah, bagi petani pohon tersebut tidak berguna, dan akhirnya pohon yang tidak berbuah itu ditebang.

Sesuai judul artikel ini, ternyata yang berbuah bukan hanya pohon saja, namun seorang mahasiswa juga bisa berbuah. Nah, sekarang kita akan membahas bagaimana mahasiswa dapat berbuah? Buah seperti apa yang seharusnya dihasilkan oleh mahasiswa? Menghasilkan buah merupakan tanda bahwa suatu pohon itu hidup, bertumbuh, dan sudah matang. Selain itu, buah juga menyatakan jenis dari pohon tersebut. Jika buahnya rambutan, menunjukkan bahwa itu adalah pohon rambutan. Begitu juga dengan mahasiswa, jika mahasiswa dapat berbuah dan buahnya baik, itu menunjukkan bahwa mahasiswa tersebut berkualitas. Mahasiswa berkualitas merupakan mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada nilai indeks prestasi (IP) dan hanya mengejar gelar akademis, tetapi juga harus memiliki softskill dan kemauan untuk mengenal dunia sekitar secara lebih luas lagi. Memiliki prestasi cemerlang di bidang akademik merupakan salah satu faktor penting serta kewajiban bagi setiap mahasiswa yang masih menimba ilmu. Melalui prestasi, kita dapat menunjukkan keseriusan kita dalam belajar dan menjalankan kewajiban kita sebagai pribadi yang masih terus memperluas pengetahuan. Misalnya dengan belajar dengan tekun, rajin mengerjakan tugas, aktif bertanya pada dosen atau teman, dan sebagainya. Namun apabila hanya mengukur dari segi prestasi tanpa memiliki softskill yang mendukung, maka hal tersebut hanyalah sia-sia. Mahasiswa berkualitas juga harus memiliki softskill yang mendukung prestasinya, karena softskill merupakan suatu potensi yang dimiliki setiap mahasiswa yang harus dikenali dan dikembangkan, sehingga softskill tersebut dapat menjadi ciri khas dan keunikan diri sendiri yang tidak dimiliki oleh orang lain.

Seorang mahasiswa untuk bisa berbuah, seharusnya memupuk dirinya dengan menerapkan beberapa sikap yang baik di dalam keseharian, baik di kampus maupun di lingkungan masyarakat. Pertama, membangun niat dan tujuan kuliah. Memiliki niat dan tujuan yang jelas untuk apa kita kuliah dapat membuat langkah kita menjadi terarah dan mantab untuk menatap masa depan. Kita dapat membuat dreamboard untuk menetukan tujuan kita di akhir kuliah nanti kita akan berkontribusi di bidang apa atau apa yang akan kita perbuat dengan ilmu yang telah kita miliki, adakah inovasi/hal baru yang bisa kita wujudkan? Dengan begitu, langkah kita akan lebih teratur menuju kesuksesan.

Kedua, membangun karakter dan kepribadian. Kampus merupakan tempat yang sejatinya melahirkan orang-orang yang cerdas, tidak hanya secara intelektual tetapi juga emosional, moral, sosial, dan spiritual. Jadilah mahasiswa yang jujur, mandiri, disiplin, bertanggungjawab, pemberani, memiliki semangat, sopan, santun, dan taat menjalankan agama. Misalnya dengan berperilaku dan bertutur kata dengan baik, berani berkata ‘tidak’ pada mencontek, serta meningkatkan kualitas dan kapasitas di dalam diri

Ketiga, belajar dengan baik. Jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang kita miliki, teruslah gali dan cari tahu pengetahuan seluas-luasnya. Maksimalkan setiap peluang untuk belajar dan peluang menimba ilmu yang tersedia di kampus maupun di luar kampus. Misalnya dengan selalu rajin mengikuti kegiatan perkuliahan, memanfaatkan fasilitas perpustakaan di kampus, mengikuti kegiatan organisasi, seminar, workshop, dan lainnya.

Keempat, menjadi mahasiswa yang aktif. Janganlah menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang, kuliah-pulang) atau kunang-kunang (kuliah-nangkring, kuliah-nangkring). Banyak sekali peluang dan kesempatan di kampus yang bisa kita maksimalkan untuk mengembangkan kualitas dan kapasitas diri kita. Misalnya dengan aktif bertanya pada dosen atau teman yang sedang maju presentasi, aktif ikut berbagai organisasi entrepreneur, olahraga, dan sosial.

Selamat Datang Di Kampus Kami

Selamat Datang Di Kampus Kami

STIKES RS Baptis Kediri berkembang dengan pesat yang diawali dari embrio Sekolah Pengatur Rawat A dan dikonversi menjadi Sekolah Perawat Kesehatan pada tahun 1981 dengan orientasi pendidikan adalah untuk menghasilkan tenaga keperawatan yang dapat melayani di Rumah Sakit, Puskesmas, keluarga dan masyarakat dan telah terakreditasi A oleh Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan (Pusdiknakes) Departemen Kesehatan Republik Indonesia dengan pembinaan dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur. Konversi Sekolah Perawat Kesehatan meningkat statusnya menjadi Akademi Keperawatan RS. Baptis Kediri pada tanggal 22 Maret 1998 dan pada tahun 2006 dilakukan peningkatan status institusi menjadi Sekolah Tinggi berdasarkan SK Mendiknas Nomor 228/D/O/2006 hingga saat ini. Arah pengembangan Institusi adalah menuju lembaga dibawah Yayasan Baptis Indonesia yang mandiri dan produktif, terlibat aktif dalam pembangunan bangsa dengan mencetak tenaga kesehatan yang profesional, kompeten dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kasih. Dengan adanya peningkatan status institusi tersebut dan perubahan lingkungan eksternal yang ada maka STIKES RS Baptis Kediri perlu melakukan review terhadap Visi, Misi dan Tujuan Institusi. Berdasarkan hasil analisis lingkungan maka ditetapkan arah pengembangan STIKES RS Baptis Kediri dengan menyusun rencana strategi yang bertujuan untuk : (1) Menjadi Institusi pendidikan tinggi yang memiliki budaya kualitas dalam penyelenggaraan tata kelola untuk meningkatkan citra institusi di area regional dan nasional; (2) Menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, profesional, mengedepankan kasih, berwawasan luas, menjadi pembelajar berkelanjutan dan berintegritas tinggi sehingga mampu bersaing di tingkat nasional; (3) Menghasilkan karya penelitian yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat, bangsa dan Negara; (4) Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kepekaan, kepedulian sosial yang tinggi sehingga mampu berperan secara nyata dalam pemberdayaan masyarakat.

Keseluruh arah capaian pengembangan Institusi tersebut tercermin dalam Visi dan diuraikan secara rinci dalam Misi, Tujuan, Sasaran serta Rencana Strategi. Visi  dan  Misi  STIKES RS Baptis Kediri ditetapkan  secara  rasional,  tetapi  tetap bersifat  fleksibel  agar  memungkinkan  melakukan  perubahan  sebagai  akibat  adanya hal-hal yang tidak terantisipasi dalam proses pencapaiannya. Oleh karena itu, Rencana Strategi STIKES RS Baptis Kediri juga bersifat dinamis, dapat berubah setiap saat sesuai dengan keadaan dan kebutuhan tanpa mengubah tujuan akhir.